Kualitas Hasil Search Google Buruk?

Setidaknya mungkin itu inti dari posting si Dan Thies dari www.seofaststart.com. Ya kalau gak bisa dibilang buruk, mungkin bisa dikoreksi lagi menjadi “kurang akurat”. Gara-gara persaingan keyword SEO book Dan Thies “menyindir” Aaron Wall.

Even though Google “claims” to treat subdomains like folders, he still has 4 listings, including one with a bunch of extra links! Clearly Google’s “organic’ engineers are HAND EDITING this SERP out of fear that this Aaron fellow will come over to the Googleplex and eat all their free organic hot dogs.

Dikatakannya, Aaron Wall mendapat perlakuan khusus dari Google untuk kata kunci SEO book tersebut. Tak asal omong, Dan Thies juga melakukan riset kecil2an dan mendapati hasil search google untuk keyword tersebut kurang tepat. Padahal situs Aaron Wall tersebut tdk lagi menjual SEO book, sedangkan dirinya masih menyediakan SEO book free. Secara logika, argumen Dan Thies ada benarnya. Seharusnya dialah yang ada di halaman utama. Tapi apa perhitungan Google, siapa yang tahu. ya gakk.

Mungkin gak ya, akhirnya apa yang ditulis oleh Udi Manber, VP Engineering, Search Quality-nya Google tentang “Introduction to Google Search Quality” menjadi mentah oleh kasus yang menimpa Dan Thies. Tau lah, saya juga gak membaca tulisan itu secara lengkap. Setidaknya belum untuk hari ini (panjang banget sih).

Daripada ikut2an pusing mikirin perbendaan pendapat mereka mending belajar SEO dan memperbanyak portfolio ya gak :D.
Ni ada beberapa link yang sedang saya baca sekarang ;
5 Tips for Defining Your Own SEO Process
Search Engine Optimization Tips - 5 Best Search Engine Optimization Tips For Success
Dan ini kondisi (mood) saya saat menulis artikel ini. Lihat disini

Related articles

Tags: , , , , , , , , ,

Leave a Reply

jika anda melihat tulisan ini, aktifkan css anda